"MUSIK" MEMPENGARUHI MOOD?

Tidak hanya cuaca yang dapat mempengaruhi suasana hati seseorang, bahkan lagu pun dapat memiliki pengaruh yang sangat besar, sebagaimana dibuktikan oleh penelitian dari Journal of Positive Psychology (2013) yang menunjukkan bahwa musik dapat meningkatkan rasa bahagia seseorang yang tiada duanya. Peningkatan kebahagiaan harus dibarengi dengan keinginan untuk memperbaiki mood pendengar. Dengan demikian, aura positif yang dibawakan oleh musik dapat membawa perasaan bahagia bagi pendengarnya. Apalagi musik sedih sangat berdampak pada pendengarnya juga. Suasana hati pendengar sering berfluktuasi tergantung pada jenis musik yang didengar. Jadi jangan heran jika kita mendengar lagu sedih, kita juga merasa sedih dan sebaliknya.
Demikian pula, musik adalah sarana untuk mengekspresikan emosi seorang seniman. Melalui musik, seniman berusaha menyajikan cerita yang kemudian akan dirasakan oleh pendengarnya.

Saat ini musik memiliki banyak jenis atau genre dan memiliki fungsi dan kelebihan tersendiri. Merrit (2003) menyebutkan banyak manfaat musik yang bisa kita dapatkan antara lain;
A. Efek Mozart, merupakan salah satu istilah yang mengacu pada efek yang dapat dihasilkan oleh musik yang dapat meningkatkan kecerdasan seseorang;
B. Menyegarkan, ketika pikiran sedang bingung atau bosan, mendengarkan musik bahkan untuk sesaat telah terbukti menenangkan dan menyegarkan pikiran;
C. Motivasi adalah sesuatu yang hanya bisa muncul bila ada perasaan tertentu. Dinamika ini dapat membawa semangat dan segala aktivitas menjadi mungkin. Tejwani (Merrit, 1 November 2003) juga mengamati bahwa musik mengurangi stres mental yang disebabkan oleh olahraga;
J perkembangan kepribadian, kepribadian seseorang diketahui mempengaruhi dan dipengaruhi oleh jenis musik yang mereka dengarkan selama masa perkembangan;
E. Terapi, terapi musik dapat memberikan rangsangan dan aktivitas yang memanfaatkan gaya dan bidang pembelajaran di dalamnya yang dianjurkan dalam pendekatan kognitif, menyediakan lingkungan di mana struktur untuk interaksi sosial dan tujuan menggeneralisasi bahasa dan ucapan, sambil memberikan kesenangan dan lingkungan yang mendukung untuk belajar (Gfeller, dalam Lefevre, 2010).


Penelitian tentang musik yang juga dilakukan di Ice Cream House Batajaya, Surabaya, menunjukkan bahwa musik juga mempengaruhi sektor bisnis dan ekonomi. Musik dikatakan sangat mendorong suasana hati yang positif. Oleh karena itu, musik latar adalah sesuatu yang dapat merangsang pembelian satu kali dengan penguatan positif. Musik latar
dapat menjadi isyarat lingkungan yang dapat memicu perilaku pelanggan di luar kesadaran mereka atau melalui alam bawah sadar mereka (Jeon et al., 2016).
Sebuah suasana hati yang dirasakan positif dapat menyebabkan seseorang untuk menilai aspek yang berbeda dari layanan, seperti respon emosional seseorang untuk menunggu dalam antrean (Hui et al., 1997). Jika mood
positif, juga dapat menginduksi mood belanja yang baik, sehingga secara positif dapat mempengaruhi persepsi citra toko (Sherman
dan Smith, 1
dalam Jeon et al. ., 2016).


Dengan demikian, sepanjang sejarah, musik dapat dilihat sebagai ekspresi gerakan, ketegangan, karakter manusia, identitas, keindahan, keyakinan agama, dan kondisi sosial, festival. Namun, yang paling umum adalah pandangan bahwa musik dipandang sebagai ekspresi emosi (Gabrielsson dan Juslin, 2003). Keakuratan deteksi emosi pada trek sebanding dengan deteksi emosi wajah atau ucapan (Fritz et al., 2009).

 

Daftar Pustaka

 

Konecni, V. J. (2003). Review of P. N.

Juslin and J. A. Sloboda (Eds.),

„Music and Emotion: Theory and

Research.‟Music Perception.

 

Eka Titi Andarani (2019).

Pengaruh musik dalam meningkatkan mood booster mahasiswa

PGSD Tegal, Universitas Negeri Semarang

 

Yuna L. Ferguson, Kennon M. Sheldon. (2013)

Trying to be happier really can work: Two experimental studies.

The Journal of Positive Psychology, 2013

 

Rinanda Rizky Amalia Shaleha (2019)

Do Re Mi: Psikologi, Musik, dan Budaya

Psi. Universitas Gadjah Mada

 

 

Yovita Christiani (2018)

Studi Eksperimental peran background music

terhadap approach behavior:

moderasi co-creation dan mediasi perceived mood pada konsumen rumah ice cream batajaya surabaya

Fak. Bisnis dan Ekonomika.

Universitas Surabaya

 

Comments